Go to Design --> Edit Html and find these sentences. Now replace these sentences with your own welcome message. This templates is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com. Download this template and more premium blogger templates from Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 24 Mei 2010

Posted by hanief On 03.09 No comments

Selamat jalan Sang maestro “ Gesang”.

Siapa yang tidak mengenal Gesang Martohartono. Lewat lagu kerongcong “Bengawan Solo” ciptaannya, membuat sosoknya popular diberbagai penjuru dunia. Meski telah memutuskan pension dari panggung kesenian, lagu-lagu Gesang masih terus menghasilkan pundi-pundi royalti. Penjualan atas lagu Gesang justru dating dari luar negeri, seperti Jepang dan Belanda. Kepopuleran Gesang itu tak membuatnya lupa daratan. Ia tetap menjadi pria rendah hati dan sederhana.
Namun, masyarakat Indonesia khusus nya masyarakat Solo tentunya telah kehilangan sosok Gesang. Kepergian Pencipta lagu Bengawan solo ini mengundang rasa kehilangan besar bagi bangsa Indonesia bahkan dunia. Di RS PKU Muhammadiyah Solo ini lah Gesang menghembuskan nafas terakhirnya, semenjak di rawat dirumah sakit, Gesang sempat menyanyikan lagu Bengawan Solo dan Jembatan Merah ciptaannya. Namun, setelah menyanyikan lagu tersebut, kondisinya kembali drop sekitar pukul 13.30. saat itu tekanan darah nya menurun dan irama jantungnya tak stabil. Saat sesak napas, untuk mengelurkan dahaknya sempat diberikan obat. Tapi tidak bias menolong dan beliau kemudian dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.07 hari kamis 20 mei 2010. Gesang memiliki penyakit jantung koroner, penyakit komplikasi yang dideritanya antar lain, gangguan saluran pernafasan, gangguan irama jantung, gangguan irama jantung, gangguan paru, kesadaran yang menurun, dan saluran kencing.
Jenazah Gesang dikeluarkan dari rumah sakit untuk dibawa kerumah duka di Jl. Bedoyo 5, kemlayan, serengan, Solo. Jenazah akan dimakamkan seusai shalat jumat, dipemakaman pracimaloyo, MakamHaji, Kartosuro, Sukoharjo, tempat dimana orang tua Gesang juga dimakamkan. Namun sebelum dibawa kepemakaman, jenazahnya akan disemayamkan terlebih dahulu dipendapi gede balaikota solo, sekitar dua hingga tiga jam sebelum dimakamkan. Hal itu dikarenakan untuk memberi kesempatan bagi warga Solo yang akan memberikan penghormatan terakhir pada almarhum.

“Selamat jalan, Gesang….. karya-karyamu tetap abadi dihati kami.”





Sumber : berbagai sumber, dan diolah.

0 komentar: